Kental Nuansa Melayu, Perpisahan Siswa SMAN 4 Dilepas dengan Tepuk Tepung Tawar

tepung tawar
tepung tawar

Perpisahan siswa kelas XII SMAN 4 Pekanbaru sangat kental dengan nuansa melayu. Ratusan siswa pria yang memakai jas dan siswa wanita memakai kebaya ini, dilepas dengan cara tepuk tepung tawar oleh sekolah.

” Prosesi tepuk tepung tawar diwakili oleh dua pasang siswa IPA dan IPS. Mereka ditepuk tepung tawar oleh 7 orang mulai dari kepala sekolah, komite sekolah, Forkom Provinsi Riau, Lanud hingga mantan Kepala SMAN 4 Pekanbaru,” kata Kepala SMAN 4 Pekanbaru. Hj. Yan Khoriana. MPd, Rabu (10/4) usai perpisahan di Hotel Grand Central Pekanbaru.

Loading…

Selain prosesi tepuk tepung tawar kepada siswa yang akan meninggalkan sekolah, kata Khori, perpisahan juga menampilkan berbagai seni melayu diantaranya pantun, syair, gurindam dari adik adik kelas. Berbeda dengan perpisahan tahun sebelumnya,dimana pada perpisahan angkatan XXXVI ini nuansa melayu lebih dominan.” Tepuk tepung tawar ini sebagai rasa syukur atas keberhasilan atau niat untuk melanjutkan pendidikan kedepannya lebih baik lagi,” kata Khori.

Dikatakan Khori, SMAN 4 akan melepas siswa sebanyak 380 orang. Dari jumlah tersebut sudah ada 38 siswa yang diterima di perguruan tinggi melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Mereka yang diterima ini tersebar di beberapa universitas ternama di Indonesia seperti di IPB, Universitas Brawijaya, Universitas Sumatera Utara (USU) Universitas Andalas (Unand) dan UPI Bandung” Ya alhamdulillah jumlah siswa kita yang lulus SNMPTN tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Tahun ini naik menjadi 38 orang dari 26 orangtahun sebelumnya,” kata Khori.

Acara perpisahan yang dihadiri orangtua siswa dan pengawas, juga dilakukan pengalungan medali kepada siswa kelas XII dan diakhiri dengan salam salaman antara guru dan siswa serta orangtua. (zal -seriau.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *