BERITA PENDIDIKAN


SMAN 4 Pekanbaru Adakan Workshop Sekolah Sobat Bumi

Senin, 14 Juli 2014 16:12 WIB | By Administrator 44
Sekolah Sobat Bumi (SSB) adalah program pendidikan bermuatan pembangunan berkelanjutan dari Pertamina Foundation yang bertujuan mendorong sekolah di Indonesia agar mempraktekkan standar mutu terbaik, yang berdasarkan pada empat pilar, yaitu Leadership, 7 Habits, Good School Governance dan KEHATI (Keaneragaman hayati). Tahun ini SMAN 4 Pekanbaru masuk dalam salah satu sekolah yang diusulkan menjadi sekolah sobat bumi, diantara sekolah-sekolah lain seperti SD Ittihad dan SDN 39 Pekanbaru. "Untuk mempersiapkan kandidat menjadi sekolah sobat bumi maka 4 pilar tersebut yang harus dipenuhi," ujar kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Nurhafni MPd, Senin (14/7/2014). Sementara, yang hadir dalam acara ada konsultan sekolah sobat bumi dari Yayasan Dinamis Jakarta yakni Istiqomah. Dalam arahannya Istiqomah menyampaikan, bagaimana tata cara atau prosedur proses menjadi sekolah sobat bumi. Selain itu juga hadir guru dari SDN 83 Pekanbaru, ketua komite, guru-guru dan perwakilan siswa SMAN 4 Pekanbaru. Kegiatan acara dibuka dengan kata sambutan dari kepala sekolah lalu dilanjutkan dengan penampilan dari siswa tentang 7 habits yang dikemas dalam bentuk gerakan senam. "Tujuan kita adakan kegiatan ini agar SMAN 4 mempunyai tim dan memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan yang berkarakter. Tentu untuk mencapai itu semua perlu adanya sosialisasi, agar sekolah tahu apa saja program-program sekolah, kegiatan apa yang akan dilakukan dan untuk selanjutnya akan ada pembagian tugas. Setelah itu barulah kita bisa melaksanakannya denganĀ melibatkan seluruh warga sekolah," paparnya. Hafni menambahkan, dimana nanti akan ada pelatihan 7 habits kepada guru-guru, sebab sudah ada dua orang guru yang telah mendapatkan pelatihan tersebut. Jadi mereka inilah yang nantinya memberikan sosialisasi lagi kepada guru-guru yang lainnya. "Kita berharap, tentunya program-program sekolah bisa didukung oleh seluruh warga sekolah. Seperti guru, komite, orangtua siswa dan siswa, karena dengan kebersamaan dan komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, kita perlu banyak belajar dan memperluas wawasan," papar Hafni.